- "Hai" sapanya ketika ku angkat panggilanya di ponsel ku, "hai" balasku dengan suara bergetar . " bagaimana kabarmu " suaranya terdengar lembut . " aku baik" ( tidak pernah sebaik ini sebelumnya, kataku dalam hati) . "Bagaimana dengan mu?" Aku berusaha menenangkan jantungku yang sedari tadi tak berhenti melompat . "Entah lah, aku bingung" jawabnya dgn nada sendu. Kenapa kau tidak merasa baik saat ini menjadi waktu terbaik bagiku, kata ku dalam hati "kenapa? Apakah ada masalah? Berbagi lah denganku" jawabku, aku benar-benar ingin menjadi tempat untuk mu berbagi. "Sesuatu yang aneh terjadi padaku sejak aku melihatmu beberapa waktu yang lalu..." ekh apa ini, apa maksud kata 'aneh' di kalimat yg dia ucpkan itu?? Tiba-tiba semua terdengar sunyi . " sejak saat itu aku terkadang memikirkan mu " Terkadang ????? Terkadang katamu? Aku bahkan belum berhenti memikirkan mu, belum bosan melihat melihat potret mu di layar ponsel ku, belum tau cara menghapus senyum yang membekukan mataku , aku belum bisa berhenti sejak beberapa tahun yang lalu ketika kau melempar senyum itu tepat di relungku . . Itu bukan waktu yang sebentar. Aku mengatur nafasku lagi. " apa maksud perkataan mu?" Aku benar2 tidak mengerti " aku juga, tapi tidak kah kau merasa aneh ketika melihatku?" Apa kau gila?!!! Bertahun-tahun aku merasa aneh hingga saat ini aku bahkan tidak mengerti apa itu. . "Entah lah, aku merasa aneh bahkan sejak beberapa tahun lalu" apa ini apa yang aku katakan? Aku pasti gila karna berkata jujur padanya. "Benarkah? Syukurlah,Aku sebenarnya sudah tahu itu dari sahabat baik kita, karna itu aku mengumpulkan keberanian untuk bertanya padamu" . Apa kau pernah dilemparkan ke udara hingga kau dapat melihat ribuan bintang bersinar di dampingi pelangi yang melengkung kemudian jatuh dengan lembut di lautan bunga tulip yang indah? Aku juga belum pernah, tapi ini bahkan lebih dari itu. "Sesuatu yg indah itu sulit di katakan"
menulis dengan caraku sendiri, membaca dengan caraku sendiri dan merasakannya dengan caraku sendiri :)
Minggu, 01 Maret 2015
suara yang sama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar