Minggu, 04 Januari 2015

Si Pungguk dan "mimpi"



Pagi ini si Pungguk merindukan Bintang lagi
Dia mencuri-curi suara si Bintang setelah lama menahan
Si Pungguk ini tersenyum ketika si bulan mengucap salam dan tak berani membalas
Bukan karena si Pungguk bodoh atau pecundang
Si Pungguk hebat yang mampu memendam demi kata” menghargai”
Suara dan nada si Bintang masih sama meskipun dia hanya mengucap satu kata
Si pungguk tahu, karna ia sering bertemu dengan si Bintang  
di dunia yang paling bebas bernama  “mimpi”

Pernah suatu pagi si Pungguk terdiam seketika setelah ia terbangun
Karena si Bintang mengunjunginya lagi di dunia yang bebas itu, “mimpi”
Si Bintang menggenggam tangannya, tidak akan pernah terjadi di kehidupan nyata
Kecuali di dunia yang biasa di panggil”mimpi” itu
Tapi si Pungguk tidak berharap itu terjadi di kehidupan nyata karna satu kata “ Taat”
Kata itu lah yang membuat si Pungguk mengagumi si Bintang

Ini bukan si Pungguk biasa yang merindukan Bulan...
Ini si Pungguk hebat yang merindukan Bintang
Karena bintang bersinar terang karena cahayanya sendiri...
Bukan pengaruh matahari atau apa pun...
Dia di beri cahaya oleh Tuhan untuk mampu bersinar dengan cahayanya sendiri
Bintang yang rendah hati karna meski semua orang tahu dia amatlah besar
Tapi orang hanya akan melihat Ia sebagai sesuatu yang kecil
Karna itulah ia terlihat lebih indah