Retak
sudah hatinya...
Si gadis penanti senja
Si gadis penanti senja
Keluar Ia bersama sang gulita
Menemui pemuda di sudut kaca
Terbuai sudah Ia pada kosa kata si pemuda
Terbuai sudah Ia pada kosa kata si pemuda
Jatuh
sudah hatinya kedalam belanga cinta
Namun retak sudah hatinya..
Mendengar si pemuda tak lagi bercerita
Mendengar si pemuda tak lagi bercerita
Di lemparkanya gundukan sumpah serapah ke wajah sang pemuda
bukan dihadapanya, imajinasinya saja tepatnya
Alunan
lagu rindu mengalir bersama derunya air
mata
Bahkan
jejak kaki mulai sendu di pandangnya
Retak
sudah hatinya...
Ia biasa mendengar si pemuda mendongeng cerita cinta
Hingga buatnya larut dalam gulungan asmara yang menggelora
Hingga buatnya larut dalam gulungan asmara yang menggelora
kini ahirnya...
mentari tak lagi berwarna jingga
Pekatnya
malam melahap setiap warnanya
Sisakan
pilu yang makin menggila bersama harapnya
Kini
retak sudah hatinya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar