Jumat, 11 Maret 2016

Retak Sudah Hatinya

Retak sudah hatinya...
Si gadis penanti senja
Keluar Ia bersama sang gulita
Menemui pemuda di sudut kaca
Terbuai sudah Ia pada kosa kata  si pemuda
Jatuh sudah hatinya kedalam belanga cinta

Namun retak sudah hatinya..
Mendengar si pemuda tak lagi bercerita
Di lemparkanya gundukan sumpah serapah ke wajah sang pemuda
bukan dihadapanya, imajinasinya saja tepatnya
Alunan lagu rindu  mengalir bersama derunya air mata
Bahkan jejak kaki mulai sendu di pandangnya

Retak sudah hatinya...
Ia biasa mendengar si pemuda mendongeng cerita cinta
Hingga buatnya larut dalam gulungan asmara yang menggelora
kini ahirnya...
mentari tak lagi berwarna jingga
Pekatnya malam melahap setiap warnanya
Sisakan pilu yang makin menggila bersama harapnya

Kini  retak sudah hatinya...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar