si gadis penanti senja,
yang retak lagi hatinya.
bahkan kata tak lagi bersuara di hadapanya
karena retak lagi hatinya..
ia tengah mencinta kala gulita
bercanda dengan asmara kala hujan tak kunjung reda
pun hatinya tak pernah mengira
retak lagi ia dibuatnya
jatuh cinta pada pemuda gila
yang pesonanya menggelora kala bersua
kini hilang sudah harapnya
si pemuda gila tak lagi tersenyum padanya
retak lagi hatinya
si gadis penanti senja
yang bahkan malam tak lebih gelap dari matanya
sungguh kasihan,
semoga pagi menjemput bahagianya
menendang jauh si pemuda gila dari hatinya
menghentikan hujan dari matanya
dan menghantarkan pelangi ke bola matanya
karna si gadis penanti senja,
Kini Sedang Retak lagi hatinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar